MENGENAL LEBIH DEKAT SI MANIS DARI SALATIGA

    Pada hari Selasa 26 Agustus 2014, kelas 4 SD IT Nidaul Hikmah Salatiga, belajar  Wawancara ke Home Industri Enting-Enting Gepuk Dua Pohon Kelapa yang berlokasi di belakang Balai dukuh Nanggulan. Kebetulan sekali pembelajaran pada pekan ini bertema Indahnya Kebersamaan yang salah satunya mengupas tentang cenderamata khas daerah. Di Salatiga cenderamata khas daerah salah satunya makanan enting-enting gepuk.
Berikut ini hasil laporan wawancara salah satu siswa kelas 4 Abu Ubaidah (Muthi’ah Fi Sabililhaq) dengan pak Budi pemilik home industry Enting-enting gepuk cap Dua Pohon Kelapa. Home industry Enting-enting gepuk cap dua pohon kelapa ini pertama kali didirikan pada tahun 1997, oleh dua orang kakak beradik. Salah satunya bernama Pak Budi, yang
memimpin home industry  ini  sampai sekarang. Dinamakan Dua Pohon Kelapa karena ingin usahanya ini bermanfaat seperti pohon kelapa. Oh ya ternyata enting-enting gepuk ini aslinya berasal dari Cina lho..Mengapa dinamakan enting-enting gepuk ? Karena proses pembuatan enting-entingnya dipukul-pukul atau digepuk dahulu. Bagaimana cara membuatnya? Kacang digoreng sangrai, pisahkan kotoran dan kulit ari lalu hancurkan kacangnya (itu untuk bagian dalamnya), untuk bagian luarnya:rebus air dan gula sampai mengental sampai menjadi caramel. Karamel lalu ditaburi butiran kacang ,lalu digepuk atau dipukul-pukul kemudian dimasukkan cetakan Bagian luar dan dalam disatukan dengan alat seperti penggaris yang panjang, lalu dipotong-potong, dibungkus memakai kertas kotak putih yang sudah bercap Dua Pohon Kelapa lalu dipak. Untuk paket kecil harganya Rp 12.000,- berisi 50 potong.. Rasanya enak tidak hanya berasa kacang dan gula saja (original), tetapi ada juga rasa durian, strawberry dan jeruk.

Tri Lestariningsih-SDIT

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.