Penyimpanan Online, Solusi Penyimpanan Aman dan Praktis

0
550

Penyimpanan dengan menggunakan hardisk sekarang sudah mulai ditinggalkan, beralih dengan penyimpanan menggunakan cloud system, penyimpanan menggunakan “awan” bahasa kerennya adalah penyimpanan yang dilakukan di server, jadi kita tidak tau wujudnya seperti apa cloud system itu, berbeda dengan media penyimpanan seperti hardisk, flashdisk, DVD, disket yang secara kasat mata bisa kita lihat, kita sentuh dan kita tau bentuknya seperti apa,

Bentuk penyimpanan data dari waktu ke waktu selalu mengalami revolusi, dahulu ketika hardisk pertama dikenalkan kepada dunia ukurannya sangat besar, sebesar almari dan hanya memiliki daya tampung data yang relative kecil, kemudian bersamaan dengan kemajuan teknologi, hardisk ini mengalami pengecilan ukuran tapi dengan daya tampung semakin besar, kemudian hadir juga media penyimpanan portable floppy disk, CD, DVD, SD Card, flashdisk yang dengan ukuran  mini bisa menampung data sampai bergiga-giga besarnya, informasi terakhir sekarang sudah ada microSD dengan kapasitas penyimpanan sebesar 2 Terabyte, Wow, sangat besar bahkan lebih besar dari hardisk yang ada di computer kita kan…!

Fleksibelitas dan besarnya daya tampung tampaknya belum bisa memenuhi tuntutan akan keperluan media penyimpanan yang praktis, karena tampaknya media penyimpanan tersebut masih memiliki berbagai kelemahan yang bisa dibilang sangat fatal, semisal virus atau malware yang setiap saat bisa merusakkan atau menghilangkan data kita, apalagi jika kita sering menggunakan media penyimpanan tersebut untuk dipinjamkan, sehingga sangat mudah sekali terjangkit virus ataupun malware yang sebelumnya sudah bersarang pada gadget ataupun computer teman kita

Disamping kelemahan diatas tentunya masih ada kelemahan lain yang diakibatkan kerusakan secara fisik maaupun kurang bijaknya dalam penggunaan, hardisk sering kali mengalami badsector, CD/DVD rusak akibat kegores, Flashdisk maupun SD Card terformat secara tidak sengaja, wah capek juga jika kita sudah bersusah payah membackup data kita ke media penyimpanan tersebut tapi pada akhirnya malah kita kehilangan data..!! iya kan..?

Oleh karena itu diperlukan terobosan baru di bidang penyimpanan data, dan salahsatunya adalah dengan penyimpanan dengan media online yang popular dengan penyimpanan dengan model Cloud / Awan. Banyak sekali penyedia layanan untuk penyimpanan online baik berbayar maupun gratis, yang paling terkenal adalah Google Drive yang dikembangkan oleh Google, Drobbox yang dikembangkan oleh Yahoo, OneDrive yang yang dikembangkan oleh Microsoft.

Meskipun kita memerlukan koneksi internet untuk mengakses baik download maupun upload, tapi media penyimpanan ini sangatlah efektif karena bisa terintegrasi dengan semua perangkat yang terhubung dengan jaringan internet, media penyimpanan ini juga sangat aman, karena para pengembang sudah mengikutsertakan fitur scanning anti virus dan anti malware didalamnya, kita cukup share kan link ke file atau dokumen yang mau kita bagikan ke teman kita, biar mereka yang mengunduh melalui link tersebut jika kita hendak membagikan berkas / dokumen, jadi kita sudah tidak perlu membawa flashdisk lagi, selain lebih praktis,  dengan cara ini juga bisa meminimalisir penyebaran virus akibat penggunaan removable media  yang sering menjadi biang keladi dari penyebaran virus.

Lalu apakah sama sekali tanpa kelemahan menggunakan media penyimpanan online? Tentu tidak, setiap metode pasti ada kelemahannya, begitu juga dengan media penyimpanan online, dimana kita memerlukan jaringan intenet untuk mengakses berkas, tapi dengan harga paket data yang semakin murah dan juga jaringan wifi yang menjamur dimana-mana tampaknya masalah tersebut bisa sedikit banyak teratasi, media penyimpanan online juga terbatas space yg diberikan dari masing-masing penyedia layanan, tapi itu bisa diakali dengan diperbolehkannya membuat akun lebih dari satu , jadi kita bisa memiliki ruang penyimpanan sesuai dengan keinginan kita dengan membuat akun lebih dari satu…

Keengganan orang-orang menggunakan media penyimpanan online karena banyak orang yang tidak mau mencoba hal-hal baru, dan mereka cenderung menggunakan kepraktisan yang “nyata”, padahal apa yang mereka andalkan itu sangat beresiko, banyak orang yang lupa jika mereka pernah kehilangan data akibat terlalu percaya kepada penyimpanan konvesional, ujung-ujungnya menyesal karena mereka masih mengulangi kesalahan yang sama…

Well, itu semua hanya alternatif saja, karena memang kita tidak akan pernah bisa melepaskan ketergantungan kita kepada  media penyimpanan nyata, karena masih dinilai lebih praktis menyimpan  dan bertukar data secara manual, dari pada harus buka browser / aplikasi untuk upload maupun download berkas ketika henda berbagi. Apapun itu, entah Online maupun media penyimpanan yang nyata semua itu bergantung dengan kita, apakah kita bisa memanfaatkan mereka dengan bijak dan tepat apa tidak.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR


*